BlackMagic Design Pocket Cinema Camera 4K – Kamera Ideal untuk Filmmaker Pemula.

Teknomata.id – Tak bisa dikantongi namun menyandang nama Pocket, Blackmagic Pocket Cinema Camera 4K adalah video kamera asal Australia yangr resmi diluncurkan tahun lalu, masih relatif susah dicari di Indonesia.

itu mungkin disebabkan oleh permintaan yang tinggi untuk kamera ini di seluruh dunia. Apa yang menyebabkan kamera ini sangat laku? Mari kita lihat keunggulan dan kekurangannya.

Keunggulan

High Dynamic Range

Kamera ini memiliki dynamic range yang tinggi hingga 13 stop exsposure. Lebih tinggi dari Sony A7S 2 yang full frame dan  panasonic lumix terbaru GH5 keduanya memilik dynamic range hingga 11 stop.

Dual Native ISO

Kamera BMPCC 4K ini juga memiliki Dual Native ISO dari 100 hingga 25.600. Memungkinkan pengambilan gambar dengan pencahayaan minim dengan tajam.

Berbagai Macam Codec dan Kompresi Data

BMPCC 4K memiliki sensor Micro Four Third dengan kemampuan rekan gambar hingga 4096 x 2160 DCI 4K, dan memiliki berbagai macam codec pilihan untuk mengkompresi data dari Prores 4.2.2 hingga Cinema DNG RAW(direncanakan akan ada Proses RAW dengan update firmware yang akan datang).

Walaupun ini akan sangat memakan memory namun informasi warna dan data yang tersimpan lebih banyak sehingga memudahkan saat grading di pasca produksi.

Blackmagic Pocket Cinema Camera 4K

Layar Full HD 5 inci dan Menu Yang Sangat User Friendly

Dengan layar touchscreen 5 inci beresolusi HD kamera ini sangat nyaman untuk melihat framing.

Walaupun layar tersebut juga memiliki kekurangan yaitu tidak articulated, tidak bisa di putar putar layaknya layar DSLR untuk para vlogger.

Setidaknya pengguna bisa terobati dengan tampilan menu yang sangat user friendly, dibandingkan menu display dari produsen kamera ternama lainnya.

Tampilan menu yang sangat user friendly

I/O Port yang Hampir Lengkap

Kamera ini memiliki Input / Output port yang lumayan lengkap.

Mengapa hampir lengkap? karena untuk video out ada satu full size HDMI port walaupun sangat memudahkan dengan adanya full size HDMI Out namun akan sangat membantu jika ada SDI Out.

Kemudian ada USB type C video output untuk external recording langsung ke SSD atau flashdisk.

Untuk kebutuhan  audio selain memiliki internal stereo mic kamera BMPCC 4K ini Memiliki dua audio input lagi yaitu mini xlr jack dan 3.5mm jack.

Untuk konektivitas wireless, sayang hanya ada bluetooth tanpa Wifi.

Harga

Harga merupakan kelebihan yang sangat menggoda untuk kamera dengan kemampuan semumpuni ini, di website resmi BlackMagic Design dibanderol dengan harga US$1.295 yaitu sekitar 18.4 juta rupiah, plus sudah di bundling dengan editing software DaVinci Resolve 15, yang jika dibeli terpisah seharga 3jutaan.
Masih lebih murah dari kamera kamera sekelasnya salah satunya Panasonic Lumix GH5 yang dijual di indonesia dengan harga 30jutaan.

Kekurangan

Dengan harga yang sangat ekonomis itu tentu ada limitasinya selain yang disebut di atas di antaranya adalah

1. Tanpa Continuos Auto Focus
Kamera ini hanya mengandalkan single touch auto focus dan manual focusing dari lensa.

2. Baterai yang boros
Dengan segala kemampuan rekam 4K dan codec yang bermacam macam kamera ini sangat boros baterai. Dengan satu Baterai Canon LP-E6 kamera ini hanya mampu bertahan maksimal 45menit. Jadi baterai cadangan merupakan keharusan.

3. Tidak ada In Body Image Stabilisation atau IBIS
Sayangnya kamera ini tidak ada image stabilisation sehingga untuk merekam sambil bergerak dibutuhkan stabilisasi eksternal seperti gimbal atau steadycam.

Sepertinya kamera ini di targetkan lebih kepada independent filmmaker yang ingin mengulik lebih kearah 4K recording dan segala jenis codec nya.
Cocok digunakan untuk shooting yang terkontrol seperti video clip dan iklan, bukan untuk para vlogger dan dokumenter yang memiliki tipe run and gun shooting.

Penulis: Adam Z

Editor: Eliza Gusmeri

About Adam 25 Articles
Tech geek yang hobi mancing

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*