The Ocean Cleanup Teknologi Baru Pembersih Sampah Samudera

Teknomata.id – Dari video live stream yang disiarkan melalui kanal youtube The Ocean Cleanup, Boyan Slat tampak bersemangat saat melihat hasil karyanya ‘SYSTEM 001’. SYSTEM 001 merupakan tool dalam bentuk struktur terapung berukuran masif dengan panjang 600meter.

Alat ini ditarik oleh kapal dari bawah golden bridge San Francisco menuju Samudra Pasifik. Tepatnya ke sebuah lokasi yang dinamakan The Great Pacific Garbage Patch.

Boyan Slat, pendiri dan CEO The Ocean Cleanup

Boyan Slat (24) adalah pencetus teknologi tersebut.Teknologi ini pertama kali di cetuskan 6 tahun yang lalu di sebuah acara TEDx -Talk di Delft Belanda. Pada saat Ia berumur 16 tahun Boyan berlibur ke Greece Yunani, saat diving ia melihat lebih banyak plastik daripada ikan.

 

Sepulang dari liburan ia memutuskan untuk mempelajari lebih dalam tentang polusi plastik laut, dan kemudian mendapatkan ide untuk membangun sebuah system yang memanfaatkan perputaran arus samudera untuk membersihkan sampah plastik.

Slat kemudian meninggalkan studi Aerospace Engineering di TU Delft, dan fokus kepada pengembangan idenya, lalu kemudian mendirikan Lembaga bernama The Ocean Cleanup pada tahun 2013 dimana ia menjadi CEO hingga sekarang.

Pada tanggal 8 september 2018, sebuah lembaga yang dinamakan The Ocean Cleanup meluncurkan SYSTEM 001 salah satu dari rangkaian teknologi yang diharapkan mampu membersihkan laut di bumi ini dari sampah sampah plastik.

Cara kerja System 001 The Ocean Cleanup

Sementara The Ocean Cleanup adalah sebuah lembaga non-profit yang mengembangkan sebuah teknologi untuk mengurangi polusi plastik di lautan dan mencegah lebih banyak lagi sampah plastik masuk ke lautan.

Pada konsep awal The Ocean Cleanup mengusulkan ide untuk menggunakan struktur apung pasif yang ditempatkan di perputaran arus samudera di mana sampah sampah laut cenderung berkumpul.

The Ocean Cleanup

Struktur ini membentuk semacam pesisir pantai buatan, dan memanfaatkan arus laut untuk menjaring sampah laut dan mengumpulkannya. Keseluruhan sistem tersebut sama sekali tidak digerakkan oleh mesin melainkan oleh angin, gerakan ombak, dan arus laut.

Pada perkembangannya saat ini The Ocean Cleanup akan terdiri dari 60 struktur raksasa, yang masing masing struktur berukuran panjang 600meter dan memiliki ‘rok’ sedalam 3 meter untuk menangkap sampah sampah laut di bawahnya.

Peluncuran perdana System 001

Pada tanggal 8 september struktur pertama dari 60 struktur yang akan dibangun, diluncurkan perdana dari Teluk San Francisco dan akan di tempatkan di Samudera Pasifik, di tempat yang dinamakan The Great Pacific Garbage Patch yaitu sebuah area di Samudera Pasifik sampah sampah terakumulasi dari tahun ke tahun akibat dari pergerakan arus pasifik.

Sepertinya teknologi ini akan sangat membantu membersihkan laut dari sampah-sampah apalagi untuk Indonesia termasuk kontributor sampah plastik di Asia. Akankah teknologi ini akan sampai ke Indonesia?

Penulis: Adam Zulfikar
Editor: Eliza Gusmeri

Sumber: pelantar.id

About Adam 44 Articles
Tech geek yang hobi mancing

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*