Disney Plus Masuk Ke Indonesia Pertengahan 2020?

Disney Plus

Teknomata.id– Setelah resmi rilis di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan sebagian wilayah Eropa pada awal November 2019 lalu, layanan streaming online Disney Plus terus bergerak untuk merambah pasar yang lebih luas. Disney bahkan merencanakan bisa menjangkau seluruh belahan dunia dalam rentang waktu dua tahun atau pada 2022 mendatang. Namun kapankah layanan Disney Plus akan masuk ke Indonesia.

Mengutip CNet, Disney Plus yang bakal menjadi pesaing utama Netflix ini telah memetakan belahan dunia mana saja yang akan mereka jangkau. Diantaranya: wilayah Eropa Timur dan Amerika Latin yang akan dimulai pada Oktober 2020 mendatang. Sementara untuk kawasan Asia Pasifik belum ada keterangan resmi kapan akan dimulai, hanya saja ditargetkan dalam dua tahun akan bisa terlayani.

Masih dari CNet, sebuah laporan pada bulan November lalu mengindikasikan bahwa Disney berencana untuk meluncurkan Disney Plus di India dan sebagian Asia Tenggara di paruh kedua tahun 2020. Namun, eksekutif Disney yang bertanggung jawab atas peluncuran divisi Disney Plus, Kevin Mayer, menolak untuk menentukan tanggal peluncuran internasional lainnya.

Meskipun demikian, Kevin meyakini orang akan senang dengan seberapa cepat Disney meluncurkan layanan ke pasar internasional.

Sejak diluncurkan, Disney Plus memang telah mendapat sambutan hangat dari masyarakat internasional. Dalam waktu kurang dari sehari diluncurkan, layanan ini telah terdaftar oleh lebih dari 10 juta pendaftaran. Bandingkan dengan HBO Now yang butuh waktu hampir tiga tahun untuk mencapai setengah dari jumlah itu.

Setelahnya, pelanggan Disney Plus menggelembung ke sekitar 24 juta pelanggan tiga minggu kemudian. Disney Plus bahkan menjadi istilah paling populer di Google pada tahun 2019.

Meskipun belum ada kepastian kapan layanan Disney Plus masuk ke Indonesia, tidak ada salahnya untuk mulai mencari informasi lebih detil tentang layanan sreaming ini, berikut kami sajikan beberapa hal tenyang Disney Plus.

Disney Plus

1. Layanan Disney Plus

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Disney Plus adalah pemain baru yang menjadi pesaing layanan streaming video seperti Netflix, HBO Now, dan Apple TV Plus. Memiliki keunggulan berupa langganan berbayar tanpa iklan. Memberi pelanggan kemudahan dalam mengakses konten Disney dan Fox secara luas, acara TV, film, dokumenter, dan sebagainya.

Selain itu, layanan streaming Disney lainnya yakni Hulu dan ESPN Plus yang berfokus pada olahraga, juga bisa dinikmati pelanggan dengan hanya mendaftar di Disney Plus. Hal ini karena Hulu dan ESPN Plus berjalan pada platform teknologi yang sama.

2. Harga berlangganan Disney Plus

Dibanding kompetitornya, Netflix, Disney Plus memiliki harga yang relative lebih murah. Di AS, layanan Disney Plus dibanderol US$ 7 sebulan, atau US$ 70 setahun. Di Kanada, Disney Plus dihargai CA$ 9 sebulan, atau CA$ 90 per tahun. Di Belanda, itu adalah 7 euro per bulan, atau 70 euro per tahun. Di Australia, harganya AU$ 9 sebulan, atau AU$ 90 per tahun. Dan pelanggan Selandia Baru membayar NZ$ 10 per bulan, atau NZ$ 100 per tahun. Harga tersebut jauh lebih murah jika dibandingkan dengan tariff Netflix di AS sebesar US$ 13 untuk paket Netflix di AS.

3. Perangkat yang mendukung Disney Plus

Sejak awal dibuat, Disney Plus memang didesain untuk didukung oleh semua perangkat pemutar video. Desain tersebut terejawantahkan dengan perjanjian distribusi dengan Apple, Google, Microsoft, Roku dan Sony. Disney memperluasnya ke Amazon, Samsung dan LG. sehingga layanan Disney Plus bisa dinikmati melalui Roku’s boxes, sticks dan TVs, Apple TV, iPhone dan iPad. Smartphone dan TVs yang berjalan dengan system operasi Android, Chromecast, Xbox One, PlayStation 4, Amazon Fire TV, Samsung smart TVs, dan LG smart TV.

Writer: Bobby

About Adam 44 Articles
Tech geek yang hobi mancing

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*