Mengenal Linda Yaccarino, CEO Twitter Baru yang Gantikan Elon Musk

linda yaccarino
Linda Yaccarino photo Pinterest

Elon Musk resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Twitter setelah menemukan pengganti.

Pengganti tersebut adalah Linda Yaccarino yang disebut-sebut sebagai petinggi media di Amerika.

Artikel ini akan membahas lebih detail mengenai sosok Linda Yaccarino, latar belakangnya, bagaimana Twitter di masa depan dan alasan Elon Musk mundur dari jabatan CEO.

Sosok Linda Yaccarino

Linda Yaccarino merupakan eksekutif media di Amerika. Sosoknya merupakan ketua penjualan iklan untuk NBC Universal.

Selama lebih dari satu dekade, Linda telah menjadi konsultan industri untuk menemukan cara yang lebih baik untuk mengukur efektivitas periklanan.

Linda merupakan kunci dalam peluncuran layanan streaming Peacock yang didukung iklan perusanaan.

Linda telah mengabdi selama 19 tahun di Turner Entertainment dan telah dipuji karena menyeret operasi penjualan iklan jaringan ke masa depan digital.

Keluarnya Linda akan menjadi pukulan besar bagi perusahaan setelah Comcast mengatakan bulan lalu bahwa CEO NBCUniversal Jeff Shell keluar setelah mengakui hubungan yang tidak pantas dengan seorang wanita di perusahaan.

Latar Belakang Linda Yaccarino

Linda lahir di Amerika pada 27 November 1963 dan kini berusia 59 tahun.

Ia merupakan lulusan dari Donald P. Bellisario College of Communications, salah satu Universitas di State College, Pennsylvania.

Linda Yaccarino sempat mewawancarai Elon Musk pada konferensi periklanan di Miami bulan lalu.

Di konferensi tersebut, Linda mendorong para tamu undangan untuk menyambut Musk dengan tepuk tangan dan memuji etos kerjanya.

Pada 12 Mei 2023 kemarin, Elon Musk mengumumkan Linda Yaccarino akan menggantikannya sebagai CEO Twitter.

Twitter di Masa Depan

Menurut Elon Musk, Linda akan fokus pada operasi bisnis di Twitter.

Sementara dirinya akan fokus pada desain produk dan teknologi baru.

“Saya sangat antusias menyambut Linda Yaccarino sebagai CEO baru dari Twitter.

@LindaYacc akan fokus terutama pada operasi bisnis, sementara saya fokus pada desain produk dan teknologi baru.

Menantikan kerja sama dengan Linda untuk mengubah platform ini menjadi X, aplikasi segalanya,” tulis Elon Musk melalui akun Twitter-nya, pada Jumat (12/5/2023).

Di bawah pengawasan Yaccarino, NBCU melanjutkan hubungan dekatnya dengan Twitter.

Kedua belah pihak baru-baru ini memperluas kemitraan mereka untuk Olimpiade 2024, yang akan menampilkan video pembawa acara Twitter dari acara tersebut.

Yaccarino dapat membantu Twitter dalam memuluskan hubungannya yang retak dengan beberapa pengiklan.

Pada bulan-bulan setelah Musk mengambil alih Twitter, laporan menunjukkan bahwa banyak pengiklan top perusahaan berhenti membelanjakan uang iklan di platform.

Beberapa dikatakan, mengaku prihatin tentang iklan mereka yang muncul di samping ujaran kebencian dan informasi yang salah.

Alasan Elon Musk Mundur Jadi CEO

Seperti diketahui, Elon Musk membeli Twitter pada bulan Oktober 2022 lalu dan sayangnya jabatannya menjadi kacau.

Sejak mengambil alih, ia dengan cepat memecat mantan tim kepemimpinan dan memberhentikan ribuan pekerja hingga bergerak maju dengan rencana untuk membersihkan akun yang tidak aktif (termasuk akun yang sudah meninggal).

Dalam beberapa laporan, sepertinya selama Twitter dikendalikan oleh Musk, hampir tidak ada hari yang berlalu tanpa masalah yang terjadi di sekitarnya.

Setelah bulan Desember, Musk sempat memposting jajak pendapat di Twitter untuk menanyakan apakah dia harus tetap sebagai CEO atau merekrut orang lain.

Lebih dari 17,5 juta suara kemudian, mayoritas (57,5 persen) memilih agar Musk mengundurkan diri.

Musk berjanji untuk melakukan hal itu dan fokus pada sisi teknis operasi Twitter setelah dia menemukan calon penggantinya.

Content Writer: Maliana

About Adam 111 Articles
Tech geek yang hobi mancing

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*