Movie Review: The Pope’s Exorcist, Film Horor Ritual Pengusir Setan Ala Pastor Vatikan 

the popes exsorcist movie review

Film horor bertema exorcist atau ritual pengusiran setan akhirnya kembali muncul di tahun 2023 ini.

Sebuah film dengan judul The Pope’s Exorcist ini muncul dengan menceritakan kisah hidup seorang pastor pengusir setan di Vatikan.

Film ini tayang di bioskop Indonesia pada 7 April 2023 dan masih tayang di beberapa bioskop Tanah Air.

Film ini sempat menjadi sorotan di TikTok hingga banyak netizen yang akhirnya menjadi penasaran.

Lantas menceritakan tentang apa film ini dan bagaimana kebenarannya soal kisah nyata yang terkandung didalamnya? berikut ulasannya:

Sinopsis Film

Film ini menceritakan mengenai pengalaman nyata dari dari Pastor Gabriele Amorth, kepala pengusir setan dari Vatikan.

The Popes Exorcist mengisahkan Pastor Amorth saat menyelidiki kasus kerasukan setan menakutkan yang dialami seorang anak laki-laki bernama Henry.

Kisah ini kemudian membawanya menemukan sebuah konspirasi ratusan tahun yang selama ini berusaha dirahasiakan oleh pihak Vatikan.

Berdasarkan memoar Pastor Amorth, The Pope’s Exorcist menyajikan berbagai peristiwa yang menarik yang sebagian nyata dan fiksi, untuk menghadirkan film horor yang mendalami modernitas dan juga sejarah.

Contohnya adalah Inkuisisi Spanyol hingga hilangnya gadis bernama Emanuela Orlandi, yang menjadi subjek utama dalam serial dokumenter Netflix bertajuk Vatican Girl: The Disappearance of Emanuela Orlandi.

Movie Review: Guardian Of The Galaxy Vol 3, Film Penyelamat Marvel

Kisah Hidup Pastor Gabriele Amorth

Film yang dibintangi pemenang Academy Award, Russell Crowe ini didasarkan pada kehidupan Pastor Gabriele Amorth, seorang kepala pengusir setan Vatikan.

Ia lahir di Modena, Italia utara pada tahun 1925.

Selama Perang Dunia II, ia direkrut menjadi tentara Italia tetapi berpindah menjadi partisan dalam perang melawan fasis dan Nazi.

Pastor Amorth menjalani kehidupan seperti biasa sebelum dia menjadi Kepala Pengusir Setan Keuskupan Roma pada tahun 1986 di usia 61 tahun.

Ia tetap dalam posisi itu selama tiga puluh tahun sampai kematiannya pada tahun 2016.

Sang Pastor sempat bertempur di Perang Dunia II dan belajar jurnalisme di Roma.

Meskipun menurut bukunya, dia merasakan panggilan untuk melayani Tuhan sejak usia dini.

Diproduseri Pastor Edward Siebert

Pastor Edward Siebert, yang mengajar di Loyola Marymount University dan berperan sebagai salah satu produser di The Pope’s Exorcist” mengatakan bahwa film tersebut tentang kebaikan vs kejahatan, tetapi menekankan bahwa ini adalah fiksi sejarah.

Dia mengatakan, ritual pengusiran setan itu langka dan tidak selalu seperti yang terlihat di film-film Hollywood.

“Itu selalu dilakukan bekerja sama dengan keuskupan dan persetujuan uskup,” katanya kepada Spectrum News, dikutip Minggu (14/5/2023).

Pastor Siebert berkata bahwa sebelum pengusiran setan dilakukan, seseorang perlu menjalani pemeriksaan medis dan psikologis.

Mereka juga mencari nasihat orang lain, mendapat persetujuan dari keuskupan, dan begitu kerasukan setan ditentukan, proses pengusiran setan dimulai.

Siebert, yang juga menjalankan Loyola Productions mengatakan, dia selalu ingin membuat film.

Seorang produser yang bekerja dengannya mendorongnya untuk membuat film berdasarkan kehidupan Amorth.

Dan ia mengaku butuh delapan tahun untuk membawa film ini ke layar lebar.

Kebenaran soal Kisah Nyata

Kisah nyata yang diangkat dalam film ini adalah soal kasus hilangnya Emanuela.

Meskipun ada banyak teori tentang hilangnya Emanuela, Pastor Amorth terlibat dengan hilangnya Emanuela ketika dia mengklaim bahwa polisi Vatikan menculik Emanuela untuk pesta seks dan membunuhnya.

Pernyataan sang pastor itu akhirnya memicu kecurigaan lebih lanjut bahwa Vatikan berusaha menutupi kebenaran di balik hilangnya Emanuela.

Kontri: Mal

About Adam 111 Articles
Tech geek yang hobi mancing

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*